Jantung manusia berdetak Berdegup Sehari tak terhitung berapa ribu kali Bagaimana dalam seminggu? Atau sebulan? Mungkin setahun? Kau tahu bagaimana bunyi detak itu? Deg-deg. Deg-deg. Lalu semua berubah, Ah, iya, setuju kah kau soal ini? Suara degup jantungmu berubah ketika bertemu dengannya Degup itu menjadi dentum, yang tak dapat lagi kau kendalikan geraknya Dalam otakmu tak ada yang dapat kau pikirkan, selain bagaimana agar dentuman itu tak terdengar olehnya Dia semakin mendekat, dan dentum itu kini berubah menjadi ledakan.
Bagaimana jika engkau terlahir senyap sedangkan dunia menginginkanmu tak pernah menutup mulut? Aku? Kurasa, aku akan melakukan apa yang menjadi kewajibanku. Dan, apa itu? Menjadi hidup. Lalu, mengabaikan jika seseorang ingin aku berlaku sebaliknya. Apa kau bisa melakukannya? Bukankah dunia selalu menyergapmu agar menggemakan teriakmu? Ya. Tapi, kenapa? Kembali lagi, ini hidupku, aku berhak lakukan apapun itu. Tapi kau tahu tentang masyarakat, bukan? Bukankah mereka akan memaksamu menjadi sesuatu yang cocok dengan standarnya? Kau mulai membuatku takut. Karena aku benar? Ya. Dan, karena kau mengingatkan bahwa aku pengecut. Aku tahu. Kau bahkan tak piker tertidur tanpa memikirkan akan jadi apa dirimu di mata orang-orang, bukan? Berhentilah! Ini sudah malam. ...